Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Ternyata Polda Metro Jaya Sudah Buntuti Habib Rizieq Sejak 5 Desember

GOPRESIDEN.COM - Komnas Ham menyatakan pembuntutan terhadap Habib Rizieq Shihab yang dilakukan jajaran Polda Metro Jaya sudah dilakukan sejak 5 Desember 2020 atau dua hari sebelum terjadi bentrokan FPI dan polisi pada 7 Desember 2020 lalu.

Komisioner Komnas Ham, Choirul Anam mengatakan temuan tersebut didapat berdasarkan hasil pemantauan dan penyelidikan.

Anam menjelaskan, pembuntutan itu dilakukan petugas kepolisian sebagai bagian dari proses penyelidikan terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan.


"Hal tersebut dibuktikan dengan adanya surat tugas terhadap sejumlah anggota Direskrimum Polda Metro Jaya tertanggal 05 Desember 2020 untuk melakukan pembuntutan terkait keberadaan MRS," kata Anam dalam keterangan pers, Jumat (8/1/2021).

Selain itu kata Anam, ditemukan juga fakta bahwa ada upaya pengintaian dan pembuntutan terhadap Rizieq Shihab pada 4 Desember 2020 oleh petugas namun bukan dari jajaran kepolisian.

"(upaya pengintaian dan pembuntutan) sejak dari kawasan Markaz Syariah Mega Mendung hingga ke Kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Tanggal 04 Desember 2020," tambahnya.

Sebagai informasi, Komnas Ham bergerak untuk mengungkap peristiwa bentrokan FPI dan Polisi pada 7 Desember 2020 lalu dengan membentuk tim penyelidikan sesuai mandat Komnas HAM Pasal 89 UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM.

Adapun dalam perjalanan penyelidikan tersebut Komnas Ham mengumpulkan sejumlah temuan dilapangan mulai dari proyektil, slongsong peluru, bagian peluru, pecahan mobil, hingga beberapa benda lainnya dari bagian mobil yang terlibat dalam peristiwa bentrokan.

Selain itu, Komnas Ham juga meminta keterangan dari berbagai pihak seperti kepolisian, siber, inafis, dan juga FPI.

Bukti lain yang didalami selain itu juga ada 9.942 video dan 137 ribu foto yang berkaitan langsung dengan peristiwa tersebut. (kha)