Danpaspampres Beri Pesan

Begitu pula dengan Komandan Paspampres (Danpaspampres) yang turut turun tangan. Danpaspampres Mayjen TNI Agus Subiyanto mengatakan, terjadi kesalahpaman antara petugas dengan Praka Izroy Gadjah. Menurutnya, Paspampres termasuk dalam sektor yang dikecualikan untuk disekat.


"Aturan PPKM Darurat belum dipahami petugas di lapangan tentang sektor essensial, nonessensial, kritikal yang bekerja di sektor ini boleh melewati penyekatan," kata Agus dalam keterangan tertulis, Kamis (8/7).

Mayjen Agus mengingatkan pada Komandan Satuan (Dansat) jajaran TNI dan Polri. Sekitar 75 persen anggota Paspampres tinggal di luar asrama. Mereka tersebar di sekitar Jabodetabek.

Karena itu, setiap harinya para personel harus pulang dan pergi berdinas, serta melewati sejumlah titik-titik penyekatan.

"Saya sudah koordinasi dengan para Dansat TNI dan Polri di lapangan untuk memahami aturan PPKM Darurat. Jadi untuk kejadian ini sudah aman," ujarnya.

Terlibat Adu Mulut dengan Polisi
Sebelumnya, Praka Izroy Gadjah sempat bersitegang dengan petugas PPKM yang terdiri dari anggota TNI Polri di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat.

Izroy yang hendak melewati penyekatan mendapat tindakan keras dari petugas. Keributan pun tak terhindarkan hingga membuat pria berseragam TNI Polri mendekat.

Setelah selesai dengan para petugas, Praka Izroy lantas menghadap Danramil 06/Kalideres Kapten Inf Abdul Kholik dan mendapat teguran keras. Setelah itu, Izroy diizinkan pergi dengan sepeda motor miliknya.
Lebih baru Lebih lama